Bacaan Niat Umroh Dan Doa Doa Lainnya – Memahami dan mengamalkan bacaan doa di tanah suci merupakan perihal yang penting ditunaikan oleh tiap-tiap muslim. hal itu mencakup bacaan doa umroh lengkap beserta tata caranya.
Bacaan Niat Umroh Dan Doa Doa Lainnya
Umroh atau umrah adalah salah satu sunah yang dilakukan di tanah suci Makkah. Di Indonesia, ibadah yang satu ini sering dikenal dengan istilah haji kecil. meskipun demikianlah selagi pelaksanaan umrah tidak sama dengan pelaksanaan haji yang memiliki tanggal khusus niat umrah termasuk tidak serupa bersama tekad pergi haji.
Menurut buku petunjuk Muslim Sehari-hari (2016:514) karya Dr. KH. M. Hamdan Rasyid, MA dan Saiful Hadi el-Sutha, ditinjau berasal dari segi etimologi, umrah pertanda az-ziyarah atau mampir namun menurut agama Islam, umrah adalah berziarah atau berkunjung ke Baitullah untuk kerjakan rukun dan sunah umrah.
Untuk mengerti tata langkah dan bacaan kehendak umrah lebih lanjut, saksikan pemaparan selengkapnya selanjutnya ini.
Apa Saja Doa Umrah?
Ibadah umrah dikerjakan bersama dengan berihram dari miqat makani. kemudian masuk ke Kota Makkah, melaksanakan tawaf, sai, dan diakhiri dengan tahalul atau memotong rambut paling sedikit tiga helai.
Di samping rukun di atas, vital bagi setiap muslim untuk mengenali bacaan doa yang dilafalkan disaat menunaikan ibadah umrah. Adapun uraian bacaannya masing-masing adalah sebagai berikut:
1. Doa niat Umrah
Untuk lakukan umrah, di awali bersama dengan membaca bacaan kemauan umrah tersebut ini:
نَوَيْتُ العُمْرَةَ وَأَحْرَمْتُ بِهَا لِلهِ تَعَالَى لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ بعُمْرَة
nawaitul ‘umrata wa ahramtu bihi lillahi ta’ala labbaika Allahumma ‘umratan.
Artinya: “Aku kehendak kerjakan umrah dan berihram dikarenakan Allah Swt. saya sambut panggilan-Mu, ya Allah untuk berumrah.”
Setelah kerjakan umrah dilanjutkan bersama dengan masuk ke Masjidil Haram untuk kerjakan tawaf sebanyak tujuh kali putaran melingkari ka’bah. disaat memasuki Masjidil Haram, orang-orang direkomendasi membaca doa tersebut ini:
2. Doa Masuk Masjidil Haram
بِسْمِ اللهِ، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُولِ اللهِ، اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذُنُوبِي وَافْتَحْ لِي أبْوَابَ رَحْمَتِكَ، أَعُوذُ بِاللهِ العَظِيمِ، وَبِوَجْهِهِ الكَرِيمِ، وَسُلْطَانِهِ القَدِيمِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
Bismillahi was shalatu was salamu ‘ala Rasulillahi allahummaghfirli dzunubi waftah li abwaba rahmatik a’dzu billahil ‘azhim wa bi wajhihil karim wa sulthanihil qadim minas syaithanir rajim
Artinya: “Dengan nama Allah, selawat dan salam untuk Rasulullah. Ya Allah! Ampunilah dosa-dosaku dan bukalah pintu-pintu rahmat-Mu. saya berlindung kepada Allah Yang Maha Agung dan bersama wajah-Nya Yang Mulia dan juga dengan kekuasaan-Nya yang qodim (tidak berawal) berasal dari setan yang dirajam.”
2. Doa Tawaf disaat Menyentuh Hajar Aswad
بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أكْبَرُ، اللَّهُمَّ إيمَانًا بِكَ وَتَصْدِيقًا بِكِتَابِكَ وَوَفَاءً بِعَهْدِكَ وَاتِّبَاعًا لِسُنَّةِ نَبِيِّكَ محمدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Bismillah wallahu akbar, allahumma imanan bika wa tashdiqan bi kitabika wa wafaan bi ‘ahdika wat tiba’an li sunnati nabiyyika muhammadin shallahu ‘alaihi wa sallam
Artinya:“Dengan nama Allah, dan Allah Maha Besar, Ya Allah! bersama beriman kepada-Mu, membetulkan Kitab-Mu (Al-Qur’an), setia kepada janji-Mu dan dengan mengkaji Sunah Nabi-Mu (aku bertawaf di sekeliling Ka’bah ini).”
Setelah tawaf selesai, maka dilanjutkan bersama Mengerjakan sai atau berjalan bolak-balik sebanyak tujuh kali antara bukit Shafa dan Marwah. ketika sedangkan lakukan sai seorang muslim disunahkan membaca ayat Al-Baqarah 158 yaitu:
إنَّ الصَّفَا وَالمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللهِ فَمَنْ حَجَّ البَيْتَ أوِ اعْتَمَرَ فَلاَ جُنَاحَ عَلَيْهِ أنْ يَطَّوَّفَ بِهِمَا وَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَإنَّ اللهَ شَاكِرٌ عَلِيمٌ
Innas shafa wal marwata min sya’airillah, fa man hajjal baita awi’tamara fala junaha ‘alaihi an yatthawwafa bihima, fa man tathawwa’a khairan fa innallaha syakirun ‘alim
Artinya: “Sesungguhnya Shafa dan Marwah adalah sebagian dari syi’ar Allah. Maka barangsiapa yang beribadah haji ke Baitullah atau berumrah, maka tidak hadir dosa baginya kerjakan sai pada keduanya. Dan barangsiapa yang Mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati, sesungguhnya Allah Maha mensyukuri kebaikan ulang Maha Mengetahui.” (Q.S. Al-Baqarah: 158)
3. Bacaan Doa Sai kala Umrah
Setelah itu, dilanjutkan bersama dengan membaca doa sai sebagai berikut:
اِبْدَأْ بِمَا بَدَأَ اللهُ بِهِ
Ibda’ bima bada’allah
Artinya: “Mulailah bersama dengan apa yang di mulai oleh Allah.”
Kemudian naik ke bukit Shafa hingga saksikan Ka’bah dan mengangkat tangan serta memuji Allah dan memohon doa kepada Allah kompatibel kemauan masing-masing.
Kapan kehendak Umrah Dilaksanakan?
Setelah mengetahui apa saja bacaan doa yang diucapkan saat umrah, sangat penting bagi setiap muslim mengenali selagi membaca doa yang pas termasuk kemauan umrah.
Menurut buku UMRAH: wejangan Ibadah Umrah Praktis Lahir Batin oleh Ahmad Alawly, niat umrah dilakukan pada kala jemaah telah berada di kendaraan untuk menuju ke Makkah.
Sementara itu, di dalam buku Blusukan di Makkah dan Madinah: Memotret segi Lain Ibadah Haji yang ditulis oleh Hasanudin Abdurakhman, kemauan umrah maupun haji dilaksanakan disaat berihram.
Sebagai ritual memulai haji maupun umroh, saat berihram tiap tiap jemaah melafalkan kemauan di dalam hati diikuti bersama memakai pakaian ihram.
Dalam ihram, ketetapan berhubungan miqat atau batas pelaksanaan, yaitu miqat zamani dan miqat makani. Untuk umrah, miqat zamani atau batas pas ihram dapat dikerjakan kapan saja, kecuali disaat pelaksanaan ibadah haji.
Sementara itu, miqat makani terkait bersama dengan media kemauan dinyatakan. umumnya kehendak dilaksanakan di luar Kota Makkah. seandainya jemaah kerjakan umrah dari Madinah, miqat makaninya berada di Bir Ali. namun bagi jemaah haji dan umrah berasal dari Indonesia, miqat ditetapkan di Yalamlam.
Menurut sumber yang persis berdasarkan fatwa ulama, kini miqat ditetapkan di atas pesawat kala melintasi wilayah di luar Kota Makkah.
Bagaimana cara melaksanakan Umrah?
Dikutip dari beberapa sumber, selanjutnya tata cara umrah lengkap yang patut diketahui oleh setiap muslim yang dapat menjalani ibadah sunah ini:
1. membasuh bagian badan
Sebelum ihram dijalankan dianjurkan bagi setiap jemaah untuk buat persiapan diri. keliru satunya dengan membersihkan anggota badan seperti potong kuku, rambut, kumis, jenggot, bulu ketiak, dan bulu lainnya.
Setelah itu, mandi dengan membasuh seluruh anggota tubuh terasa dari kepala hingga kaki. Tak lupa bersihkan sela-sela tubuh dan melakukan wudu setelahnya.
2. gunakan baju ihram
Setelah seluruh bagian badan dibersihkan, jemaah menggunakan pakaian ihram. Mengutip dari buku Modul Fikih Ibadah oleh Rosidin, busana ihram untuk pria disebut Rida untuk pembagian atas dan Izzar untuk pembagian bawah.
Sedangkan jemaah wanita, pakaian ihram kebanyakan nyaris sama dengan busana kala melakukan salat, yaitu jilbab yang kudu menutupi seluruh rambut serta pakai kaos kaki. Intinya, pastikan seluruh aurat tertutup dengan sempurna.
3. pakai wewangian
Sebelum ihram dilakukan seorang muslim disunahkan untuk pakai wewangian. butuh diketahui bahwa wewangian tersebut tak boleh digunakan setelah kehendak diucapkan.
4. Berihram dari miqat
Tata cara umroh lantas yaitu berihram berasal dari miqat untuk lakukan ibadah umrah.
5. Memasuki Masjidil Haram
Setelah itu, jemaah jadi memasuki Masjidil Haram. disaat lakukan perjalanan ke Masjidil Haram disunahkan membaca doa yang telah disebutkan di atas.
6. Mengerjakan Tawaf
Setelah itu, lakukan tawaf yang di awali berasal dari Hajar Aswad dan berakhir di tempat yang sama sebanyak tujuh kali. direkomendasikan pula membaca doa tawaf layaknya yang telah disebutkan di atas.
7. Mengerjakan Sai
Selanjutnya, jemaah kerjakan sai atau berlari-lari kecil pada bukit Shafa dan Marwah. sama juga seperti tawaf, sai termasuk ditunaikan sebanyak tujuh kali.
8. melaksanakan Tahalul
Selanjutnya, mencukur rambut atau tahalul. pada tahapan ini, setidaknya jemaah sertakan tiga helai rambutnya.
9. Tertib
Tata langkah umrah lantas yang wajib diperhatikan, yaitu tertata atau kerjakan rukun umrah secara berurutan, yakni jadi dari ihram, tawaf, sai lalu bercukur atau tahalul.
Itulah gambaran mengenai bacaan tekad umrah dan beraneka doa umrah sekaligus tata caranya. Semoga berfaedah